Kamis, 15 Juni 2017

Khasiat nanas


PENGARUH BUAH NANAS  (Ananas comosus (L.) Merr.)
TERHADAP PENURUN TEKANAN DARAH
DIPUSKESMAS BANJARBARU
THE EFFECT OF PINEAPPLE TO A DECREASE
IN BLOODPRESSURE IN THE PUBLIC
HEALTH IN BANJARBARU

Emelea Ulfach
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari
Jl. Kelapa sawit 8, Bumi Berkat, Sungai Besar,
Banjarbaru, Kalimantan Selatan

ABSTRAK
Hipertensi merupakan salah satu resiko penyebab kematian. Beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko hipertensi yaitu usia,keturunan anggota yang mengidap hipertensi memiliki resiko tinggi untuk mengalami kondisi yang sama,merokok dapat meningkatkan tekanan darah sekaligus menyempitkan dinding arteri,kelebihan berat badan atau obesitas membutuhkan oksigen dan nutrisi yang lebih banyak, sehingga volume darah dibutuhkan lebih banyak volume darah yang meningkat akan meningkatkan tekanan darah, kurang olahraga cenderung memiliki detak jantung lebih cepat sehingga jantung akan bekerja lebih keras, kerja jantung lebih keras akan meningkatkan tekanan darah. Banyak obat-obat herbal yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi salah satunya dengan mengonsumsi buah nanas. Kalium yang terkandung dalam buah nanas dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
       I.            PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Hipertensi adalah penyakit yang disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat seperti  merokok,mengonsumsi alcohol berlebihan,makan-makanan yang berlemak,kurangnya berolahraga,stress dan lain-lain. Hipertensi atau biasa dikenal dimasyarakat dengan nama tekanan darah tinggi merupakan salah satu resiko penyebab penyakit yang mematikan karena memiliki kelainan pada sirkulasi darah seperti serangan jantung dan stroke.
Obat-obat antihipertensi saat ini juga sudah banyak dan mudah didapat, namun obat-obatan tersebut juga memiliki efek samping bagi tubuh. Seperti contoh obat golongan ACE INHIBITOR memiliki efek samping batuk kering yang tidak sembuh-sembuh, begitu juga dengan obat antihipertensi BETA BLOKERS  dapat menyebabkan gejala sesak napas dan gangguan tidur. Upaya pencegahan penyakit dan pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan cara tradisional. Salah satu cara tradisional yang tidak banyak diketahui orang dengan memanfaatkan buah Nanas.
Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.).  adalah tanaman yang sangat mudah ditemukan dimana saja. Karena nanas termasuk tanaman yang tumbuh pada iklim tropis dan subtropics. Nanas mengandung kalium yang dapat menurunkan tekanan darah. Nanas juga merupakan antioksidan alami yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi penyakit dan meningkatkan leukosit. Nanas dapat dikonsumsi segar, diolah menjadi salad buah ataupun diolah menjadi minuman untuk menurunkan tekanan darah.
B.     Rumusan masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan penyakit Hipertensi?
2.      Bagaimana cara pengobatan Hipertensi?
3.      Apa saja kandungan yang terdapat pada buah Nanas?
4.      Bagaimana mengolah buah Nanas untuk mengobati Hipertensi?

C.     Tujuan Penulisan
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya hipertensi, bagaimana cara pengobatannya serta bagaimana mengolah buah Nanas untuk mengobati hipertensi. Buah nanas termasuk buah yang sangat mudah ditemukan karna buah ini adalah buah yang tidak musiman atau tidak memiliki musim khusus untuk berbuah.













BAB II
ISI
2.1 Buah Nanas
1)      Pengertian Nanas
Buah nanas termasuk buah tropis yang rasanya sangat lezat, dan juga memiliki banyak manfaat nutrisi untuk kesehatan tubuh.Buah ini terasa sedikit asam namun tetap enak untuk dikonsumsi, dan akan terasa lebih nikmat ketika dibuatkan dalam bentuk jus.
Rasa keasaman pada nanas, sering membuat nanas dijadikan macam-macam hidangan kuliner seperti rujak, asinan atau sebagai bahan pelengkap pada resep masakan. Saat ini memperoleh nanas juga tidak susah, dapat menemukannya di pasar tradisional atau supermarket. Bagi anda yang menyukai buah nanas ini, tentu saja tidak hanya memanjakan lidah tapi dibalik kenikmatannya itu, tersimpan manfaat nanas yang luar biasa.
Nanas yang mempunyai nama latin (Ananas Comosus (L) Merr)
mempunyai nama lain henas, kenas, honas (Batak), ganas, danas (Sunda),
manas (Bali), pandang (Makasar). Buah nanas tergolong dalam famili
Bromeliaceace yang bersifat tumbuh di tanah dengan menggunakan
akarnya.
Nanas merupakan tanaman herba yang dapat hidup dalam berbagai
musim. Tanaman ini digolongkan dalam kelas monokotil yang bersifat
tahunan yang mempunyai rangkaian bunga yang terdapat di ujung batang,
tumbuhnya meluas dengan menggunakan tunas samping yang berkembang
menjadi cabang-cabang vegetafif, pada cabang tersebut kelak dihasilkan
buah (Setiawan, 2000).
Buah nanas biasanya tumbuh di perakaran yang terbatas, menyukai
tanah yang banyak mengandung bahan organik dan mampu menyimpan
air pada ketiak daunnya, sehingga dapat bertahan pada keadaan yang
kering dalam waktu yang relatif lama dan tidak perlu terlalu sering
disiram.

2)      Isi kandungan Nanas
·         Vitamin A dan C sebagai antioksidan.
  • Kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa.
  • Bromelain diketahui berkhasiat sebagai anti radang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker.
  • Aspartic acid yang berfungsi sebagai asam amino di dalam tubuh sehingga membantu proses metabolisme tubuh. Asam ini juga membantu membuang asam amonia di dalam tubuh, yang merupakan racun berbahaya bagi sistem saraf pusat. Kandungan serat pada buah nanas juga dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit. Penelitian bahkan menyebutkan nanas mempunyai asam amino esensial dan non esensial untuk membantu memperkuat sistem imun dalam tubuh, mengatasi kelelahan dan meningkatkan stamina dan energi .Doengoes ( 1993 )
3)      Kelebihan Buah Nanas
Nanas memiliki banyak khasiat untuk tubuh baik untuk kecantikan maupun kesehatan. Pohon nanas sendiri dapat tumbuh subur di daerah beriklim tropis seperti di indonesia dengan masa panen relatif singkat, yaitu antara 2 sampai 3 kali setahun.Dengan berbagai kandungan yang dimiliki, tidak mengherankan jika buah ini banyak memiliki khasiat untuk mengatasi penyakit.
Diantaranya mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan, membantu mencernakan makanan di lambung, antiradang, peluruh kencing (diuretik), membersihkan jaringan kulit yang mati (skin debridement), menghambat pertumbuhan sel kanker dan menghambat penggumpalan trombosit (agregasi platelet).
Tak hanya buahnya saja yang berkhasiat, tetapi bagian lain dari  nanas juga berkhasiat seperti, kulit yang berfungsi untuk membersihkan  batu marmer. Daun  nanas berfungsi sebagai piretik (penurun panas). Lantas kita selalu berpikir tentang kandungan apa yang ada pada buah nanas ? diantaranya adalah Vitamin C yang cukup tinggi atau sekitar 12 mg dalam 78 gr nanas.
Nanas juga  mengandung phitochemical yang baik untuk kesehatan. Phitochemical adalah zat, bukan gizi yang dapat dijumpai pada tumbuhan yang memilki aktifitas biologi yang menguntungkan tubuh, yakni sebagai antioksidan. Selain itu nanas juga mengandung enzim bromelain yang dapat mengubah protein pada susu daging dan gelatin sehingga membuat bahan makanan menjadi basah. Karena sifatnya itu, nanas dapat mengempukan daging dengan meletakkan potongan nanas di atasnya, namun jangan terlalu lama supaya tidak mengalami kelembekkan.Meskipun terasa asam buah nanas tidak berbahaya bagi penderita maag. Kandungan phitochemicalnya dapat menurunkan PH tinggi hingga dapat mengontrol asam lambung. Untuk menambah khasiatnya nanas lebih baik dikonsumsi secara utuh. Seperti untuk campuran selada buah dan es buah. Tetapi perlu diingat juga, nanas yang  telah diolah menjadi dodol nanas, kripik nanas atau olahan nanas lainnya, zat gizi atau enzimnya sudah tidak utuh lagi
Brunner and Suddarth ( 2002)
Agar dapat  memanfaatkan nanas secara optimal kita juga perlu memanfaatkan kualitas dari nanas tadi. Pilihlah nanas yang telah matang, jangan yang rusak atau cacat yang warnanya kecoklatan dan kalau bisa yang masih mengandung kadar air.
Buah ini juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain.
Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung.

4)      Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan buah nanas
Ø  Air perasan Nanas (jus) : Cacingan, radang tenggorokan, Beri-beri, menurunkan berat badan dan masalah pencernaan.
Ø  Daun Nanas : Untuk luka bakar, gatal dan bisul (ditumbuk halus, balurkan pada yang sakit)
Ø  Ketombe : Sediakan 1/4 buah nanas masak. Kupas kulitnya, lalu parut, peras, dan saring. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis dan aduk sampai rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit kepala yang berketombe. Lakukan malam sebelum tidur. Keesokan paginya rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.
Ø  Peradangan kulit : Sediakan 1/2 buah nanas yang telah masak. Ambil parutannya saja lalu gosokan  ke kulit yang bersisik dan mengelupas. Lakukan pada malam hari sebelum tidur. Keesokan paginya baru dicuci bersih. Lakukan setiap hari.
Ø  Sembelit : Sediakan 3 buah nanas yang belum masak/ yang sedikit asam, lalu peras ambil airnya perasan
  • Radang tenggorokan : Buatlah jus nanas kemudian minum 3 kali sehari, sebanyak 1/3 bagian .Doengoes ( 1993 )



5)      Bahaya Nanas
Nanas muda mengandung abortivum atau sejenis obat yang dapat menggugurkan kandungan. Karena itu, nanas dapat digunakan untuk melancarkan terlambat haid. Karena itu, perempuan hamil dilarang mengkonsumsi nanas muda memicu rematik. Di dalam saluran cerna, buah nanas terfermentasi menjadi alkohol. Ini bisa memicu rematik gout. Penderita rematik dan radang sendi dianjurkan untuk membatasi konsumsi nanas.Buah nanas masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Jadi, bagi penderita diabetes, sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan.Terkadang sehabis makan nanas segar, lidah terasa gatal. Untuk menghindarinya, sebelum dimakan, rendamlah potongan buah nanas dengan air garam.

2.2 Hipertensi atau tekanan darah tinggi
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 menunjukkan bahwa penderita hipertensi yang berusia di atas 18 tahun mencapai 25,8 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia. Dari angka tersebut, penderita hipretensi perempuan lebih banyak 6 persen dibanding laki-laki. Sedangkan yang terdiagnosis oleh tenaga kesehatan hanya mencapai sekitar 9,4 persen. Ini artinya masih banyak penderita hipertensi yang tidak terjangkau dan terdiagnosa oleh tenaga kesehatan dan tidak menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hal tersebut menyebabkan hipertensi sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
1.Pengertian
Hipertensi dikategorikan ringan jika tekanan diastoliknya berkisar 95 – 104 MmHg, hipertensi sedang kalau tekanan diastoliknya diantara kisaran 105 & 114 MmHg, & hipertensi berat bila tekanan diastoliknya berkisar 115 MmHg atau lebih dari itu. Pembagian atau perkategian ini berdasarkan dari peningkatan tekanan diastolik karena dianggap lebih serius dari peningkatan sistolik(Gunawan,2003).
Hipertensi ialah tekanan darah tinggi atau istilah kedokteran menjelaskan hipertensi merupakan sebuah kondisi di mana berlangsung gangguan pada mekanisme pengaturan tekanan darah (Mansjoer,2008 : 144)
                                          
2. Etiologi/Penyebab
Hipertensi berdasarkan penyebabnya bisa dibedakan menjadi 2 golongan besar yakni : ( Lany Gunawan, 2001 )
a. Hipertensi essensial ( hipertensi primer ) ialah hipertensi yg tidak diketahui apa penyebabnya.
b. Hipertensi sekunder merupakan hipertensi yg biasanya di sebabkan oleh penyakit lain.
Hipertensi primer hampir terdapat pada lebih dari 90 persen penderita hipertensi, sedangkan 10 persen sisanya disebabkan oleh hipertensi sekunder. Walaupun hipertensi primer belum diketahui dengan tentu penyebabnya, data-data penelitian sudah dapat menemukan sekian banyak factor yg tidak jarang sekali menyebabkan terjadinya sebuah penyakit hipertensi.
Pada umunya penyakit hipertensi tak memiliki penyebab yg secara spesifik.
Hipertensi terjadi juga terjadi sebagai respon peningkatan cardiac output atau peningkatan tekanan perifer.
Tapi ada sekian banyak factor yg sangat mempengaruhi proses terjadinya hipertensi :
a. Genetik : Respon nerologi yang terjadi pada stress atau disebabkan karena kelainan eksresi atau disebabkan karena transport Na.
b. Obesitas : Yang disebabkan karena terkait dengan level insulin yang tinggi yang mengakibatkan atau menyebabkan tekanan darah menjadi meningkat.
c. Stress dikarenakan atau disebabkan oleh Lingkungan.
d. Karena hilangnya Elastisitas pada jaringan serta arterisklerosis pada seseorang yang lanjut usia serta terdapat pelebaran pembuluh darah.
Penyebab hipertensi pada orang dengan lanjut usia yaitu karena terjadinya proses perubahan – perubahan pada :
a. Elastisitas dinding aorta menurun
b. Katub jantung menebal & menjadi kaku
c. Kekuatan jantung dalam memompa darah yang menurun 1% setiap tahun setelah biasanya berusia sekitar 20 thn kekuatan jantung memompa darah menurun menyebabkan menurunnya kontraksi & volumenya.
d. Kehilangan elastisitas pembuluh darah
faktor ini berjalan karenakurangnya efektifitas pembuluh darah perifer buat oksigenasi
e. Disebabkan karena meningkatnya resistensi pembuluh darah perifer
Biarpun hipertensi primer belum diketahui dengan tentu apa yang menyebabkannya, namun data-data penelitian sudah menemukan sekian banyak aspek yg sering menyebabkan terjadinya penyakit hipertensi. Aspek tersebut yaitu sebagai berikut :
a. Faktor keturunan
Dari data statistik yang ditemukan terbukti bahwa seorang akan mempunyai kemungkinan jauh lebih besar utk memperoleh hipertensi apabila orang tuanya merupakan penderita hipertensi.
b. Ciri perseorangan
Ciri perseorangan yg mempengaruhi timbulnya hipertensi yaitu :
· umur( bila usia bertambah sehingga TD meningkat )
· Jenis kelamin ( laki laki lebih tinggi terkena hipertensi dibandingkan dengan perempuan)
· Ras ( ras kulit hitam ternyata lebih banyak terkena penyakit hipertensi dari kulit putih )
c. Adat hidup
Tradisi hidup atau gaya hidup saat ini ternyata yg sering menyebabkan timbulnya hipertensi ialah:
· Mengonsumsi garam yg tinggi ( melebihi dari 30 gram)
· Kegemukan atau makan berlebihan
· Stress karena suatu masalah
· Memiliki kebiasaan dalam Merokok
· Memiliki kebiasaan suka mengkonsumsi minuman beralkohol
· Minum obat-obatan ( seperti ephedrine, prednison, dan epineprin )
 3. Patofisiologi
     Penyebab utama adalah pada penyakit jantung hipertensif merupakan hipertrofi ventrikel kiri yg terjadi sebagai akibat dengan cara langsung dari peningkatan bertahap tahanan pembuluh darah perifer & beban akhir ventrikel kiri. Aspek yg menentukan hipertrofi ventrikel kiri yakni derajat & lamanya peningkatan diastole. Pengaruh sekian banyak aspek humoral seperti rangsangan simpato-adrenal yg meningkat & peningkatan aktivasi sistem renin-angiotensin-aldosteron (RAA) belum didapati, bisa jadi yang merupakan penunjang saja. Fungsi pompa ventrikel kiri tatkala hipertensi berhubungan erat bersama penyebab hipertrofi & terjadinya aterosklerosis primer.
Terhadap stadium permulaan hipertensi, hipertrofi yg berlangsung yakni difus (konsentrik). Rasio massa & volume akhir diastolik ventrikel kiri meningkat tidak dengan perubahan yg berarti pada fungsi pompa efektif ventrikel kiri. Pada stadium seterusnya, dikarenakan penyakir berlanjut terus, hipertrofi menjadi tidak teratur, & hasilnya eksentrik, akibat terbatasnya aliran darah koroner. Khas pada jantung dgn hipertrofi eksentrik menggambarkan berkurangnya rasio antara massa & volume, oleh dikarenakan meningkatnya volume diastolik akhir. Factor ini diperlihatkan juga sebagai penurunan dengan cara menyeluruh fungsi pompa (penurunan fraksi ejeksi), peningkatan tegangan dinding ventrikel pada waktu sistol & konsumsi oksigen otot jantung. Hal-hal yg memperburuk fungsi mekanik ventrikel kiri berhubungan erat apabila disertai dengan penyakit jantung koroner.
Hal Koroner
Meskipun tekanan perfusi koroner meningkat, tahanan pembuluh koroner pula meningkat. Menjadi cadangan aliran darah koroner menyusut. Perubahan-perubahan secara hemodinamik sirkulasi koroner yang terjadi pada hipertensi berhubungan erat bersama derajat hipertrofi otot jantung.
Ada 2 factor penting penyebab penurunan cadangan aliran darah koroner, adalah :
1) penebalan arteriol koroner, adalah bagian dari hipertrofi umum pada otot polos pembuluh darah yang resistensi arteriol (arteriolar resistance vessels) semua badan. Setelah Itu terjadi retensi garam & air yg mengakibatkan berkurangnya compliance pembuluh-pembuluh ini & mengakibatkan tahanan perifer;
2) hipertrofi yg meningkat mengakibatkan kurangnya kepadatan kepiler per unit otot jantung apabnila timbul hipertrofi eksentrik. Peningkatan jarak difusi antara kapiler & serat otot yg hipertrofik jadi faktor utama pada stadium lanjut dari gambaran hemodinamik ini.
Menjadi, factor koroner pada hipertensi berkembang menjadi akibat penyakit, meski kelihatan sebagai penyebab patologis yg penting dari gangguan aktifitas mekanik ventrikel kiri
4.Tanda dan Gejala
Tanda serta gejala hipertensi dapat dibedakan menjadi :
a. Tidak ada gejala yang begitu spesifik yang dapat dihubungkan dengan adanya peningkatan tekanan darah, selain penentuan tekanan arteri oleh tenaga kesehatan  yang memeriksa tekanan darahnya.  Ini menunjukan bahwa hipertensi arterial tidak akan pernah terdiagnosa atau di tentukan  apabila tekanan arteri tidak dikur.
b. Gejala yg lazim Sering dikatakan bahwa gejala terlazim yg menyertai hipertensi meliputi nyeri kepala & kelelahan. Dalam kenyataannya ini adalah gejala terlazim yg berkaitan kebanyakan pasien yg mencari bantuan medis.
5. Klasifikasi
Dengan Cara klinis derajat hipertensi akan dikelompokkan  sebagai berikut :
6. Manifestasi Klinis
Terhadap sebagian besar penderita, hipertensi tak memunculkan gejala; biarpun secara tidak sengaja sekian banyak gejala terjadi bersamaan & diakui berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sesungguhnya tidak).
Gejala yg dimaksud yakni sakit kepala, perdarahan dari hidung, pusing, wajah kemerahan & kelelahan; yg mungkin terjadi baik pada penderita hipertensi, ataupun pada seseorang bersama tekanan darah yg normal.
Kalau hipertensinya berat atau menahun & tak diobati, mampu timbul gejala berikut :
· sakit kepala
· kelelahan
· mual
· muntah
· sesak nafas
· gelisah
· pandangan jadi kabur yg terjadi dikarenakan adanya kerusakan pada otak, mata, jantung & ginjal.

Kadang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran & bahkan koma dikarenakan terjadi pembengkakan otak. Kondisi ini dinamakan ensefalopati hipertensif, yg memerlukan penanganan langsung.
7. KOMPLIKASI
Adapun komplikasi yg bisa berlangsung pada penyakit hipertensi menurut TIM POKJA RS Harapan  (2003 : 64) & Dr. Budhi Setianto (Depkes, 2007) yakni diantaranya :
· Penyakit pembuluh darah otak seperti stroke, perdarahan otak, dan transient ischemic attack =.
· Penyakit jantung seperti gagal jantung, angina pectoris, infark miocard acut (IMA).
· Penyakit ginjal seperti gagal ginjal.
· Penyakit mata seperti perdarahan retina, penebalan retina, oedema pupil.
8. PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan penunjang menurut Dosen Fakultas kedokteran USU, Abdul Madjid (2004), meliputi :
· Pemeriksaan laboratorium teratur yg dilakukan sebelum mengawali terapi bertujuan memastikan adanya kerusakan organ & faktor resiko lain atau mencari penyebab hipertensi. umumnya diperiksa urin analisa, darah perifer komplit, kimia darah (kalium, natrium, kreatinin, gula darah puasa, kolesterol keseluruhan, HDL, LDL
· Pemeriksaan EKG. EKG (pembesaran jantung, gangguan konduksi), IVP (bisa mengidentifikasi hipertensi, yang merupakan tambahan bisa dilakukan pemerisaan lain, seperti klirens kreatinin, protein, asam urat, TSH & ekordiografi.
· Pemeriksaan diagnostik meliputi BUN /creatinin (fungsi ginjal), glucose (DM) kalium serum (meningkat menunjukkan aldosteron yg meningkat), kalsium serum (peningkatan bisa menyebabkan hipertensi : kolesterol & tri gliserit (indikasi pencetus hipertensi), pemeriksaan tiroid (menyebabkan vasokonstrisi), urinanalisa protein, gula (menunjukkan disfungsi ginjal), asam urat (hal penyebab hipertensi)
· Pemeriksaan radiologi : Photo dada & CT scan
9. PENATALAKSANAAN
Olah raga lebih banyak dihubungkan bersama pengobatan hipertensi, sebab olah raga isotonik (spt bersepeda, jogging, aerobic) yg rutin bisa memperlancar peredaran darah maka bisa menurunkan tekanan darah. Olah raga dapat juga digunakan buat mengurangi/ mencegah obesitas & mengurangi asupan garam ke dalam badan (badan yg berkeringat akan mengeluarkan garam melalui kulit).
Pengobatan hipertensi dengan cara garis besar dibagi jadi 2 type adalah :
1. Pengobatan non obat (non farmakologis)
2. Pengobatan dgn obat-obatan (farmakologis)
Pengobatan non obat (non farmakologis)
Pengobatan non farmakologis kadang-kadang bisa mengontrol tekanan darah maka pengobatan farmakologis jadi tak digunakan atau sekurang-kurangnya ditunda. Sedangkan pada kondisi di mana obat anti hipertensi diperlukan, pengobatan non farmakologis akan dimanfaatkan sebagai pelengkap utk mendapati efek pengobatan yg tambah baik.
Pengobatan non farmakologis diantaranya yakni :
1. Diet rendah garam/kolesterol/lemak jenuh
2. Mengurangi asupan garam ke dalam badan.
3. Ciptakan kondisi rileks
Bermacam Macam trick relaksasi seperti meditasi, yoga atau hipnosis sanggup mengontrol system saraf yg hasilnya mampu menurunkan tekanan darah.
4. Melaksanakan olah raga seperti senam aerobik atau jalan serentak selama 30-45 menit jumlahnya
3-4 kali seminggu.
5. Berhenti merokok & mengurangi mengonsumsi alkohol
Pengobatan dengan obat-obatan (farmakologis)
Obat-obatan antihipertensi. Terdapat tidak sedikit tipe obat antihipertensi yg beredar sekarang ini. Buat pemilihan obat yg pas diharapkan menghubungi dokter.
· Diuretik
Obat-obatan type diuretik bekerja secara mengeluarkan cairan tubuh(melalui kencing) maka volume cairan ditubuh menyusut yg mengakibatkan daya pompa jantung jadi lebih ringan. Sample obatannya merupakan Hidroklorotiazid.
· Penghambat Simpatetik
Golongan obat ini bekerja dgn menghambat gerakan saraf simpatis (saraf yg bekerja pada disaat kita beraktivitas ). Contoh obatnya adalah : Metildopa, Klonidin & Reserpin.
· Betabloker
Prosedur kerja anti-hipertensi obat ini ialah lewat penurunan daya pompa jantung. Type betabloker tak dianjurkan kepada penderita yg sudah didapati mengidap kesukaran pernapasan seperti asma bronkial. Contoh obatnya yakni : Metoprolol, Propranolol & Atenolol. Terhadap penderita diabetes melitus mesti hati-hati, dikarenakan akan menutupi gejala hipoglikemia (keadaan di mana kadar gula dalam darah turun jadi teramat rendah yg dapat berakibat bahaya bagi penderitanya). Kepada ortu terdapat gejala bronkospasme (penyempitan saluran pernapasan) maka pemberian obat mesti hati-hati.
· Vasodilator
Obat golongan ini bekerja cepat terhadap pembuluh darah dgn relaksasi otot polos (otot pembuluh darah). Yg termasuk juga dalam golongan ini yakni : Prasosin, Hidralasin. Efek samping yg mungkin saja bakal terjadi dari pemberian obat ini merupakan : sakit kepala & pusing.
· Penghambat ensim konversi Angiotensin
Trick kerja obat golongan ini merupakan menghambat pembentukan zat Angiotensin II (zat yg bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah). Contoh obat yg termasuk juga golongan ini yaitu Kaptopril. Efek samping yg bisa jadi timbul ialah : batuk kering, pusing, sakit kepala & lemas.
· Antagonis kalsium
Golongan obat ini menurunkan daya pompa jantung secara menghambat kontraksi jantung (kontraktilitas). Yg termasuk juga golongan obat ini yakni : Nifedipin, Diltiasem & Verapamil. Efek samping yg bisa jadi timbul merupakan : sembelit, pusing, sakit kepala & muntah.
· Penghambat Reseptor Angiotensin II
Kiat kerja obat ini yaitu dgn menghalangi penempelan zat Angiotensin II kepada reseptornya yg mengakibatkan ringannya daya pompa jantung. Obat-obatan yg termasuk juga dalam golongan ini yaitu Valsartan (Diovan). Efek samping yg bisa saja timbul adalah : sakit kepala, pusing, lemas & mual.
Pengurangan garam, mesti memperhatikan rutinitas makan penderita. Pengurangan asupan garam dengan cara drastis dapat susah dilaksanakan. Trik pengobatan ini hendaknya tidak dipakai yang merupakan pengobatan tunggal, namun lebih baik dipakai juga sebagai pelengkap pada pengobatan farmakologis.
Dgn pengobatan & kontrol yg rutin, pula menghindari perihal dampak terjadinya hipertensi, sehingga angka kematian akibat penyakit ini bisa ditekan.
10. Cara pengobatan hipertensi
Banyak cara untuk mengobati hipertensi seperti dengan meminum obat-obat antihipertensi tetapi obat-obat tersebut pasti memiliki efek samping yang berbahaya untuk tubuh apabila dikonsumsi terus menerus. Selain dengan meminum obat-obatan antihipertensi penyakit hipertensi dapat dicegah dengan memakan buah Nanas. Buah nanas segar sangat ampuh mengatasi penyakit darah tinggi. Jumlah kalium yang tinggi dan jumlah natrium yang rendah dalam buah ini menjaga tingkat tekanan darah dalam tubuh tetap normal. Buah Nanas dapat dikonsumsi dapat langsung dimakan setelah dikupas dari kulitnya dapat juga dibuat jus
SELAMAT MENCOBA hehehe























BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa buah Nanas kaya akan kalium yang dapat mengobati hipertensi. Seperti yang kalian tau hipertensi merupakan penyakit yang sangat banyak dialami oleh setiap orang, contoh nya orang yang sudah lanjut usia, tetapi tidak semua orang yang lanjut usia saja yang bisa mengalami hipertensi. Hipertensi bisa terjadi karena pola hidup yang tidak sehat seperti orang yang aktif merokok,meminum alkohol,memakan-makanan yang berlemak,tidak stress. Hal tersebut tadi merupakan resiko tertinggi mengalami hipertensi.
Saran
Untuk pembaca agar terhindar dari hipertensi diharapkan menjaga pola hidup sehat seperti tidak merokok,tidak mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak,mengurangi memakan makanan yang mempunyai kadar lemak tinggi,rajin berolahraga secara teratur,memakan buah-buahan yang sehat.














DAFTAR PUSTAKA

Brunner and Suddarth.2002. Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC
Doengoes ( 1993 ). Asuhan Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC
Smith T. 1995. Tekanan Darah Tinggi. Cetakan V. Arcan.Jakarta
Sobel, B. J. M. D. and George L. Bakris, M . D . FACP. 1999 . Pedoman KLinis diagnosa dan Terapi Hipertensi. Penerbit Hipokrates.


Rabu, 22 Maret 2017

STIKES BORNEO LESTARI BANJARBARU


Manfaat buah Nanas untuk menurunkan tekanan darah
Apakah kamu tau buah nanas selain enak juga memiliki banyak manfaat salah satu manfaat buah nanas yaitu untuk menurunkan tekanan darah tinggi karena mengandung kalium mari kita simak apa itu buah nanas ?

.
Nanasnenas, atau ananas (Ananas comosus (L.) Merr.) menurut Wikipedia bahasa Indonesia adalah sejenis tumbuhan tropis yang berasal dari BrasilBolivia, dan Paraguay Tumbuhan ini termasuk dalam familia nanas-nanasan (Famili Bromeliaceae). Perawakan (habitus) tumbuhannya rendah, herba (menahun) dengan 30 atau lebih daun yang panjang, berujung tajam, tersusun dalam bentuk roset mengelilingi batang yang tebal. Buahnya dalambahasa Inggris disebut sebagai pineapple karena bentuknya yang seperti pohon pinus. Nama 'nanas' berasal dari sebutan orang Tupi untuk buah ini: anana, yang bermakna "buah yang sangat baik". Burung penghisap madu (hummingbird) merupakan penyerbuk alamiah dari buah ini, meskipun berbagai serangga juga memiliki peran yang sama.
Buah nanas sebagaimana yang dijual orang bukanlah buah sejati, melainkan gabungan buah-buah sejati (bekasnya terlihat dari setiap 'sisik' pada kulit buahnya) yang dalam perkembangannya tergabung—bersama-sama dengan tongkol (spadix) bunga majemuk—menjadi satu 'buah' besar. Nanas yang dibudidayakan orang sudah kehilangan kemampuan memperbanyak secara seksual, namun ia mengembangkan tanaman muda (bagian 'mahkota' buah) yang merupakan sarana perbanyakan secara vegetatif.

STIKES BORNEO LESTARI BANJARBARU


Manfaat buah Nanas untuk menurunkan tekanan darah
Salah satu manfaat dari buah Nanas yaitu untuk menurunkan hipertensi, kalian pasti banyak yang belum tau kaaaannn. Yuks kita bahas
Apa itu hipertensi?
Sumber:http://www.google.co.id/search?q=hipertensi%3F&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjjvZWOxevSAhWHs48KHas8BSUQ_AUICCgB
kalian pasti sangat tau dengan penyakit yang satu ini, penyakit yang sangat banyak mengidap pada masyarakat dimana saja. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 menunjukkan bahwa penderita hipertensi yang berusia di atas 18 tahun mencapai 25,8 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia. Dari angka tersebut, penderita hipretensi perempuan lebih banyak 6 persen dibanding laki-laki. Sedangkan yang terdiagnosis oleh tenaga kesehatan hanya mencapai sekitar 9,4 persen. Ini artinya masih banyak penderita hipertensi yang tidak terjangkau dan terdiagnosa oleh tenaga kesehatan dan tidak menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hal tersebut menyebabkan hipertensi sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.Belum bisa dipastikan pada lebih dari 90 persen kasus. Seiring bertambahnya usia, kemungkinan Anda untuk menderita hipertensi juga akan meningkat. Berikut ini adalah faktor-faktor pemicu yang diduga dapat memengaruhi peningkatan risiko hipertensi.
§  Berusia di atas 65 tahun.
§  Mengonsumsi banyak garam.
§  Kelebihan berat badan.
§  Memiliki keluarga dengan hipertensi.
§  Kurang makan buah dan sayuran.
§  Jarang berolahraga.
§  Minum terlalu banyak kopi (atau minuman lain yang mengandung kafein).
§  Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.
Risiko mengidap hipertensi dapat dikurangi dengan mengubah hal-hal di atas dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga bisa membantu diagnosis pada tahap awal. Diagnosis hipertensi sedini mungkin akan meningkatkan kemungkinan untuk menurunkan tekanan darah ke taraf normal. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat tanpa perlu mengonsumsi obat.Tekanan yang terlalu tinggi akan membebani arteri dan jantung Anda, sehingga pengidap hipertensi berpotensi mengalami serangan jantung, stroke, atau penyakit ginjal.
Pengukuran tekanan darah dalam takaran merkuri per milimeter (mmHG) dan dicatat dalam dua bilangan, yaitu tekanan sistolik dan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan darah saat jantung berdetak memompa darah keluar. Sedangkan tekanan diastolik merupakan tekanan darah saat jantung tidak berkontraksi (fase relaksasi) . Saat ini darah yang baru saja dipompa keluar jantung (tekanan sistolik), berada di pembuluh arteri dan tekanan diastolik juga menunjukkan kekuatan dinding arteri menahan laju aliran darah.Tekanan darah Anda 130 per 90 atau 130/90 mmHG, berarti Anda memiliki tekanan sistolik 130 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Angka normal tekanan darah adalah yang berada di bawah 120/80 mmHG.Anda akan dianggap mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi jika hasil dari beberapa kali pemeriksaan, tekanan darah Anda tetap mencapai 140/90 mmHg atau lebih tinggi.